Kel. Tanos-Nangoy
[18/2 19.07] Stevenly Takapaha: - Hanya dekat Allahku
- Kaulah segalanya
- bersorak sorai orang2 benar
- besar dan ajaib lah karyamu
- bernyanyilah bagi Tuhan Hua
- hatiku percaya percaya
[18/2 19.37] Stevenly Takapaha: 1. Allah adalah harta termahal karena hanya dialah yg dapat menyelesaikan dosa kita
[18/2 19.40] Stevenly Takapaha: Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.
[Amsal 6:32]
Siksa dan cemooh diperolehnya, malunya tidak terhapuskan.
[Amsal 6:33]
[18/2 19.43] Stevenly Takapaha: Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.
[Amsal 28:13]
[18/2 19.45] Stevenly Takapaha: Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?
[Mikha 7:18]
[18/2 19.46] Stevenly Takapaha: 2. Alah adalah harta termahal karena hanya dialah yg dapat menutupi kelemahan kita
[18/2 19.47] Stevenly Takapaha: Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
[Mazmur 127:1]
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
[Mazmur 127:2]
[18/2 19.50] Stevenly Takapaha: Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan;
[Ayub 5:6]
melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.
[Ayub 5:7]
[18/2 19.52] Stevenly Takapaha: "Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan.
[Ayub 14:1]
[18/2 19.57] Stevenly Takapaha: Ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia:
[Pengkhotbah 6:1]
orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.
[Pengkhotbah 6:2]
[18/2 20.01] Stevenly Takapaha: --sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat--
[2 Korintus 5:7]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar