IBADAH RAYA GPKdI TAHUNA 25 OKTOBER 2026
Tim Altar
• Worship Leader: Stevenly Takapaha
• Tim Musik (Musicians):
• Keyboard: Ryan Takalelumang
• Bas: Alfrtis Sulungunaung
• Drum: Donal Kansil
Pelayanan Firman:
• Pemberita Firman: Pdt. Hadi Rustiawan, S.Th. (Gembala GPKdI Tahuna)
• Tema Khotbah : "Kita Hidup di Dunia Ini Bukan Kebetulan" (Berdasarkan Yesaya 44:2)
RANGKUMAN KHOTBAH
Keberadaan Manusia yang Direncanakan Allah
Kehidupan kita di atas bumi ini bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau kebetulan. Sejak awal, Allah telah menenun dan merancang setiap pribadi dengan tujuan yang mulia.
• Mazmur 139:13-16 menegaskan bahwa Allah mengenali kita sejak dalam kandungan, dan hari-hari hidup kita sudah tertulis di dalam kitab-Nya sebelum satu pun terjadi.
• Pengkhotbah 3:11 mengingatkan bahwa Allah membuat segala sesuatu indah pada waktunya dan menanamkan kekekalan dalam hati manusia.
Dimensi Kekekalan
Merujuk pada Kisah Para Rasul 17:26-29 (konteks keturunan Allah), keberadaan kita bersumber dari Allah yang Kekal (Mazmur 93:1-2). Karena Pencipta kita adalah Allah yang kekal, Dia merindukan ciptaan-Nya—yaitu kita—untuk hidup dalam kekekalan bersama-Nya.
Manusia diciptakan sebagai mahluk kekal, namun setelah kehidupan di dunia ini berakhir, hanya ada dua tempat yang menjadi tujuan akhir kekekalan: Surga atau Neraka.
Jaminan Hidup Kekal Melalui Yesus Kristus
Tuhan tidak menghendaki manusia binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal. Melalui pengorbanan Yesus, pintu keselamatan dibukakan bagi semua orang tanpa membedakan latar belakang.
• Yohanes 3:16 & Yohanes 3:36: Kasih karunia Allah memberikan jaminan hidup kekal bagi setiap orang yang percaya dan taat kepada Anak-Nya.
• Yohanes 5:24 & Yohanes 10:28: Mereka yang mendengarkan Firman dan percaya tidak akan turut dihukum, melainkan sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Tangan Tuhan menjamin bahwa domba-domba-Nya tidak akan binasa.
• Yohanes 14:2: Yesus pergi ke rumah Bapa untuk menyediakan tempat tinggal yang kekal bagi kita.
• Kisah Para Rasul 10:34-48: Keselamatan ini bersifat universal; Allah tidak membedakan orang. Setiap bangsa yang takut akan Dia dan mempraktikkan kebenaran berkenan di hadapan-Nya.
Peringatan, Penghakiman, dan Pilihan Hidup
Kehidupan di dunia adalah masa penentuan. Alkitab mengingatkan bahwa waktu kita terbatas dan keputusan harus diambil selagi hari masih siang.
• Ibrani 9:27: Manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.
• Matius 7:21-23: Bukan setiap orang yang berseru "Tuhan, Tuhan" yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan mereka yang melakukan kehendak Bapa.
• Lukas 16:27-31 (Kisah Orang Kaya dan Lazarus): Kisah ini menjadi peringatan keras bahwa penyesalan setelah kematian tidak akan ada gunanya. Kesempatan untuk berbalik dan bertobat hanya ada selama kita hidup di dunia. Karena itu, kerjakanlah keselamatan dengan takut dan gentar.
Kesimpulan
Efesus 1:3-7 & Roma 11:36 Kita telah dipilih di dalam Kristus sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Melalui darah-Nya, kita beroleh penebusan dan pengampunan dosa. Segala sesuatu adalah dari Dia, oleh Dia, dan bagi Dia. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar