Ibadah Persekutuan Doa telah berlangsung dengan khidmat dan penuh ucapan syukur. Rangkaian ibadah dipimpin oleh Yessy Parera selaku Worship Leader dan Juntak Janis selaku gitaris , yang membawa jemaat masuk ke dalam hadirat Tuhan melalui pujian dan penyembahan.
Ibadah diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Bpk. Jhon Luase. Setelah sesi pujian, sebelum melangkah ke dalam perenungan kebenaran Firman Tuhan, Ibu Mariana Tandi menaikkan doa permohonan agar Roh Kudus memberikan hikmat dan keterbukaan hati bagi seluruh jemaat yang hadir.
Pemberitaan Firman Tuhan
Khotbah pada persekutuan doa disampaikan oleh Gembala Pdt. Hadi Rustiawan, S.Th, dengan mengangkat ayat pokok yang terambil dari 1 Tawarikh 4:9-10.
Melalui khotbahnya, Pdt. Hadi Rustiawan, S.Th menyampaikan beberapa poin teologis mendalam mengenai esensi berkat, iman, dan penyertaan Tuhan:
- Hati yang Berkenan: Permintaan doa Yabes dikabulkan oleh Tuhan karena Dia melihat kedalaman hati kita. Tuhan menjawab doa setiap orang yang hidupnya berkenan di hadapan-Nya.
- Tujuan Berkat Tuhan: Yabes diberkati bukan untuk kepentingan atau keegoisan diri sendiri. Hal ini selaras dengan prinsip alkitabiah bahwa orang yang mendatangkan berkat bagi sesama akan kelimpahan (Amsal 11:25). Sebaliknya, jemaat diingatkan untuk waspada agar tidak melupakan Tuhan saat berada dalam kelimpahan (Ulangan 8:11-14), karena Tuhan yang berkuasa memberikan berkat juga memiliki kedaulatan penuh untuk mengambilnya kembali.
- Melibatkan Tuhan untuk Keberhasilan: Agar hidup kita berhasil, kita wajib mengikutsertakan Tuhan dalam segala hal, sebab bersama-Nya perkara yang sulit akan menjadi mudah. Tanpa campur tangan Tuhan, segala usaha manusia akan sia-sia (Mazmur 127:1, Yohanes 15:5). Namun, bersama Tuhan, kita dimampukan untuk melakukan perkara-perkara besar (Mazmur 108:14).
- Waspada terhadap Tipu Daya: Jemaat diingatkan bahwa pekerjaan iblis adalah mencuri sukacita dan mendatangkan kegagalan dalam hidup manusia.
- Perlindungan dan Keselamatan: Tuhan berkuasa melindungi umat-Nya dari malapetaka (Matius 6:13, Mazmur 91:6-11). Yabes sendiri berdoa agar Tuhan menjauhkannya dari kesakitan dan penderitaan.
- Peringatan Keras tentang Iman: Di akhir khotbah, ditekankan pentingnya memiliki iman yang teguh kepada Yesus Kristus. Orang yang tidak percaya kepada Yesus akan mati dalam dosanya (Yohanes 8:24), dan mereka yang takut atau menolak menerima Yesus sebagai Juruselamat akan menghadapi hukuman kekal (Wahyu 21:8).
Kehadiran Jemaat
Ibadah Persekutuan Doa ini dihadiri oleh 25 orang jemaat yang bersekutu bersama dengan kesehatian:
- Pdt. Hadi Rustiawan, S.Th
- Bpk. Juntak Janis
- Ibu Jein
- Ibu Ati Karambut
- Bpk. Jus Dumalang
- Bpk. Alfrits Sulungunaung
- Ibu Yessy Parera
- Ibu Abast Tadete
- Ibu Olin
- Ibu Fone
- Ibu Mince Kamudi
- Ibu Titin Hamenda
- Ibu Gembala Wisye Wuwungan
- Ibu Rio
- Ibu Mariana Tandi
- Bpk. Jhon Luase
- Ibu Malinda Halim
- Bpk. Stevenly Takapaha
- Sdr. Jonathan Takapaha
- Bpk. Erwin Rorong
- Bpk. Lucky Sumalenda
- Sdr. Bryan Sumalenda
- Bpk. Donal Kansil
- Anak Ecil Janis
- Anak Valery Sulungunaung
Penutup
Seluruh rangkaian ibadah diakhiri dengan Penyembahan dan Doa Syafaat untuk pergumulan jemaat, bangsa, dan negara, sekaligus Doa Penutup yang dibawakan oleh Bpk. Stevenly Takapaha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar